Pisang bisa menyediakan energy cukup tinggi dibandingkan dengan buah lain. Kandungan energy pisang merupakan energy instant yang mudah tersedia dalam waktu singkat sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Misalanya di saat istirahat atau njeda atau pada waktu otak sangat membutuhkan energy yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis.

Pisang juga kaya mineal sepeti kalium, magnesium, fosfor, besi dan kalsum serta vitamin seperti provitamin A metabolism energy yang berasal dari karbohidrat. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberpa reaksi dalam metabolism vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolism protein khususnya serotonin, serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmitter (senyawa kimia yang menghantar rangang dalam kelancaran fungsi otak). Tak heran kalau oang tua kita sejak dulu menyuapi bayi dengan pisang.